Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barabgsiapa yang berkhianat, datanglah ia pada hari kiamat bersama barang yang dikhianatinya, kemudian disempurnakan ( balasan ) tiap2 manusia menurut apa yang telah diusahakannya, sedang mereka itu tidak teraniaya.

                                                                                         ( Ali Imran : 161 )

 

-Dari Ibnu Abbas : Masalah itu adalah pada kemul merah yang hilang pada perang Badar. Sebahagian manusia berkata : Mungkin Rasulullah yang mengambilnya,           ( Riwayat Tarmizi )