Allah tidak memberati manusia, melainkan sekedar tenaganya, atau Allah tidak membebani manusia sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala ( dari kebajikan ) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan ) yang dierjakannya….

                                                                                        

                                                                                       ( Al Baqarah : 286 )

 

 

 

1-Dari Ali : Tatkala turun ayat…” Jika kamu melahirkan apa yang dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, nescaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu….( Al Baqarah : 284 ) , kami jadi susah hati. As Sudi berkata : Kita berbicara di  dalam hati, maka pembicaraan itu dihitung, kita tidak tahu dosa mana yang diampuni dan dosa man yang tidak diampuni, maka turunlah ayat di atas.

                                                                                                     ( Riwayat Tarmizi )

 

 

2- Dari ibnu Abbas : Tatkala turun ayat ( Surah Al Baqarah : 284 ) hati para sahabat ada yang merasa susah dan ada yang tak merasa susah, mereka mengadukan kepada Nabi saw, maka nabisaw bersabda : katakanlah kami mendengar dan taat, maka Allah memberikan keimanan di hati para sahabat dan Allah menurunkan ayat: rasulullah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya…( Al Baqarah :285-286 ).

                                                                                                             ( riwayat Tarmizi )